Home Penelitian Produk Pengetahuan IndoQi Berita Tentang Kami

Bergabung untuk mendapatkan pengalaman pembelajaran terkait kesehatan

Atau

Contact us

Penelitian

Penelitian > Kesehatan Lingkungan

...
Uniting Science and the Arts to Improve Indonesian Child Health

2026-01-19

Facilitated through MEMORANDUM OF UNDERSTANDING (1997) between UNIVERSITAS UDAYANA, INDONESIA And GRIFFITH UNIVERSITY, Brisbane, Australia. In partnership with QIMR Berghofer Institute Of Medical Research, Australian National University, Research School of Population Health, Canberra, Australia Funded by: 2023-24 Australia-Indonesia Institute (AII00128) Project Overview Uniting Science and the Arts to Improve Indonesian Child Health This project aims to improve children’s knowledge, attitudes, and everyday practices related to nutrition, hygiene, and sanitation through culturally appropriate health education. Implemented in rural Bali, Indonesia, the project combines scientific research with creative storytelling to address persistent challenges such as stunting, anaemia, and parasitic infections among primary school children. The intervention was developed and tested in collaboration with local schools, teachers, health workers, and international research partners from Indonesia and Australia. By using engaging children’s storybooks, participatory classroom activities, and teacher-led discussions, the project supports healthier behaviours in a way that is meaningful, enjoyable, and rooted in local culture. Our Approach The project uses a school-based health education intervention supported by research and community engagement. The core components include: 1. Children’s illustrated storybooks using local language and familiar characters 2. Guided storytelling, games, quizzes, and classroom discussions 3. A teacher activity guideline to ensure consistent and effective delivery 4. Ongoing monitoring of children’s health, nutrition, and hygiene practices This integrated approach helps children understand how daily habits—such as handwashing, safe food choices, and proper sanitation—can protect their health and support healthy growth. Children’s Storybooks Three illustrated storybooks form the heart of the intervention. Each book focuses on a key health theme and is designed to be fun, easy to understand, and culturally relevant. 1. Cara Hidup si Gelang Rakyat Kampung Cacing: Introduces children to how parasitic worms infect human body and shows how good hygiene and sanitation can prevent infection. 2. Petualangan Membasmi Cacing: Explores everyday behaviours related to cleanliness, toilet use, and environmental sanitation. 3. Tamba Kesal Jajanan Itu: Focuses on food hygiene and nutrition, helping children understand safe snacks, clean food preparation, and prevention of food-borne diseases. All books are available online and were also printed and used directly in participating schools. Download All Books   Children’s Activity & Teacher Guideline To support teachers and schools, the project developed a practical activity guideline that accompanies the storybooks. This guide helps teachers: 1. Conduct storytelling sessions 2. Facilitate discussions and reflection 3. Organise games, quizzes, and creative activities 4. Reinforce key messages on hygiene, sanitation, and nutrition The guideline ensures that the intervention is delivered in a consistent, engaging, and age-appropriate way across different schools. Teacher Activity Guideline: Teacher Activity Guideline Documentation & Project Activities The project was implemented through close collaboration with schools, parents, health centres, and local authorities. Activities included teacher training, parent information sessions, classroom storytelling, health measurements, and laboratory analysis. Project documentation videos and photos capture key moments from the field, including classroom activities, community engagement, and research implementation. 👉 Project Recap Video Why It Matters By combining research, education, and creative storytelling, this project demonstrates how culturally grounded approaches can support healthier behaviours among children and contribute to long-term improvements in child health and wellbeing.

...
EHRA (Environmental Health Risk Assessment) Kabupaten Gianyar Tahun 2023

2023-10-16

Akses yang buruk terhadap sarana air minum, sanitasi dan higiene dapat mengindikasikan potensi cemaran dan kontaminasi yang dapat menjadi sumber penyebaran penyakit di masyarakat. Penilaian risiko kesehatan lingkungan yang dilakukan melalui Environmental Health Risk Assessment (EHRA) bertujuan untuk mengatahui status kesehatan lingkungan di masyarakat untuk mengevaluasi program-program kesehatan lingkungan sebelumnya, dan mengidentifikasi area berisiko. Rancangan studi EHRA adalah studi kuantitatif melalui survey cross-sectional pada 1200 sampel rumah tangga dari 30 desa di Kabupaten Gianyar. Parameter kesehatan lingkungan yang diamati dikembangkan sesuai dengan paramater 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang meliputi perilaku buang air besar, mengelolaan air minum rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga, dan penanganan limbah cair rumah tangga.

...
Sanitasi Berkelanjutan untuk Kelompok Marginal di Kawasan Timur Indonesia

2022-09-28

Tujuan dari studi ini adalah untuk memahami norma dan praktik sosial budaya berbasis gender seputar sanitasi dan bagaimana hal ini diterjemahkan menjadi akses dan partisipasi kelompok marjinal dalam STBM; menyelidiki kendala dan peluang struktural, politis, dan ekologis bagi kelompok marjinal untuk terlibat aktif dalam STBM (termasuk perilaku kembali ke buang air besar sembarangan); dan merumuskan rekomendasi untuk meningkatkan integrasi GESI (termasuk perempuan dan anak perempuan dan penyandang disabilitas) dalam STBM. Studi menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Kelompok marjinal dan pemangku kepentingan terkait dilibatkan dalam semua proses mulai dari identifikasi masalah dan hambatan untuk mencapai akses sanitasi yang inklusif hingga merumuskan rekomendasi untuk mengatasi masalah tersebut. Kami menggunakan beberapa metode partisipatif untuk menjawab semua tujuan.Metode-metode tersebut saling melengkapi dan diharapkan dapat memberikan pandangan holistik mengenai isu GESI dan sanitasi.

...
Meningkatkan Perilaku Gizi dan Kebersihan melalui Sains dan Seni

2019-08-04

Proyek ini mengembangkan intervensi pendidikan kesehatan yang tepat secara budaya (buku cerita dengan bahasa dan karakter lokal Bali) untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku terkait nutrisi, higienitas, dan sanitasi di kalangan siswa sekolah kelas 4, 5, dan 6 di sebuah komunitas pedesaan di Kabupaten Karangasem. Kami juga mengevaluasi intervensi yang sesuai (secara budaya yang sudah dikembangkan) untuk melihat apakah dapat meningkatkan perbaikan pada area yang diidentifikasi. Tujuan kedua: tingkat dan intensitas infeksi parasit cacing kami nilai melalui pengumpulan feses sample dan dianalisis pada laboraturium. metode penelitian yang digunakan adalah pre-post test design dengan membandingkan pengetahuan sikap dan perilaku sebelum mendapatkan intervensi berupa 2 buah buku cerita anak dengan bahasa dan karakter lokal bali.

...
Inclusive WASH and Tourism in Mandalika, Lombok and Labuan Bajo Indonesia: Case Study Report

2019-06-04

Penelitian ini terdiri dari ini penelitian formatif dan pengembangan panduan GEDSI WASH melalui proses co-design dengan pemerintah daerah. Kegiatan action research ini meliputi 2 lokasi case study di Indonesia yaitu kawasan wisata Mandalika dan Labuan bajo dan 2 lokasi wisata di Fiji. Selain laporan hasil penelitian, output dari penelitian ini adalah buku panduan yang juga dapat digunakan oleh pelaku wisata di Indonesia serta beberapa kegiatan lokakarya untuk pemerintah serta pelaku usaha pariwisata. Penguatan kapasitas bagi pelaku wisata penting dilakukan agar dapat mendukung upaya penyebarluasan implementasi layanan WASH yang inklusif tidak hanya bagi pengunjung, tetapi juga bagi pekerja wisata dan masyarkat sekitar. Diharapkan implementasi pendekatan ini dapat berkontribusi pada pembangunan yang berkelanjutan bagi sektor pariwisata dan bagi masyarakat lokal, khususnya pasca‐COVID‐19. Saksikan juga kunjungan lapangan virtual proyek ini pada tautan berikut https://www.watercentre.org/blog/shaping-the-new-normal/